Inisiatif KamuJugaBisa yang dibentuk di April 2017 merupakan kegiatan jangka panjang yang sifatnya berkelanjutan dalam upaya peningkatan kapasitas teknologi digital bagi UMKM yang belum ataupun yang sudah mempunyai jaringan penjualan online melalui e-commerce.

Inisiatif bersama antara Lazada Indonesia, Mandiri, Telkomsel, dan JNE yang didukung oleh BEKRAF ini diharapkan dapat membuka kesempatan lebih besar bagi UMKM Indonesia dalam meraih konsumen lebih luas serta nantinya mampu bersaing di pasar regional maupun global.

Partnership:
Didukung Oleh:

Visi

Memberdayakan UKM Indonesia untuk meraih potensi maksimal dengan bergabung dalam platform e-commerce marketplace.

"Saya titip e-commerce bisa digunakan untuk membantu saudara kita. Utamanya petani, menjual produk nelayan, UMKM yang ingin jual produknya, produk dari kampung, desa, pelosok bisa tolong disambungkan dengan aplikasi." – Joko Widodo, Presiden Republik Indonesia

Menyediakan akses platform/wadah bagi para UKM untuk berjualan online, bantuan dalam pemasaran online, serta memfasilitasi pelatihan bagi binaan #KamuJugaBisa

Menyiapkan berbagai dukungan paket layanan internet dan data

Menyediakan beragam bantuan perbankan seperti rekening bisnis, layanan transaksi dan pinjaman

Memberikan dukungan logistik yang menyeluruh

#KamuJugaBisa Press Conference

18 Mei - Lazada Indonesia bersama dengan Bank Mandiri, Telkomsel dan JNE menandatangani perjanjian kerja sama untuk mendukung pengembangan potensi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Indonesia melalui program #KamuJugaBisa. Dengan dukungan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Republik Indonesia, program #KamuJugaBisa ini akan berlangsung sepanjang 2017 dengan target mengedukasi 25 ribu UMKM di Indonesia agar dapat mengembangkan bisnis mereka secara online.

Talkshow #KamuJugaBisa

Tanggal 3 Mei, Lazada menggelar talkshow kewirausahaan sebagai bagian dari kampanye #KamuJugaBisa untuk mendorong dan memberikan inspirasi kepada masyarakat Indonesia terutama bagi yang memiliki jiwa wirausaha dan para pelaku UKM agar tanpa ragu memulai bisnis mereka. Bekerjasama dengan komunitas Entrepreneur-Hub, diskusi inspiratif ini dihadiri berbagai kelompok usaha, individu, mahasiswa dan ibu-ibu muda yang berminat untuk menjadi entrepreneur yang sukses.

Seminar #KamuJugaBisa

Pada tanggal 21 April lalu, team Lazada melakukan pelatihan terhadap calon UKM masa depan yaitu mahasiswa dari universitas Atmajaya. Acara dibuka oleh Chief Marketing Officer (CMO) Lazada Infonesia yaitu Sebastian Sieber, dan dihadiri oleh 200 mahasiswa universitas Atmajaya. Berbagai pelatihan disampaikan pada para mahasiswa, termasuk pelatihan tentang potensi bisnis online di masa depan, cara menjadi sukses dalam berjualan online, dan tips dan trick dari pejual yang sudah berhasil. Acara ditutup dengan tour keliling kantor Lazada untuk menyimak secara langsung bagaimana pegawai Lazada melakukan aktifitas sehari-hari yang tentu saja turut menginspirasi para mahasiswa.

Cyntia Permata Sari

Saya telah berhasil berjualan di Lazada.Melalui Flatform seller center saya dapat mengebangkan bisnis saya sehingga sukses sampai saat ini. Alhamdulillah baru 1 bulan saya udah dapat 3 juta lebih. Saya mengucapkan terima kasih kepada lazada sampai saat ini usaha saya dapat berkembang sampai saat ini

- Mahasiswa fakultas Ekonomi dan Bisnis Jurusan D3 Akuntansi Sektor Publik Angkatan 2016 - Universitas Trisakti

Vona

Selama memproduksi koleksi tas wanita di Bali, Lulu Deja menghadapi tantangan dalam hal penyimpanan dan distribusi untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Kemudian Lulu menerima tawaran untuk bergabung dengan Lazada. Setelah bergabung di Lazada, Lulu memperoleh peningkatan penjualan yang signifikan. Dia juga mengakui bahwa Lazada tidak hanya menyediakan platform untuk melakukan kegiatan jual-beli namun juga menyediakan sistem pendukung yang sangat membantu, salah satunya dengan jasa yang disediakan melalui kurir LEX untuk menangani pengiriman dan gudang penyimpanan.

- Lulu Deja Kunjungi Toko Seller

OTTEN COFFEE

Bernice bergabung di Lazada sejak tahun 2014 untuk menjual produk kopi dengan merek Otten Coffee. Jumlah pesanan yang diterima melalui Lazada pun terus meningkat dengan pesat sehingga Bernice memutuskan untuk menambah jumlah karyawan agar memastikan dapat memberikan pelayanan yang terbaik bagi konsumennya. Meski produk Otten Coffee juga dijual di website marketplace lain, hingga saat ini penjualan di Lazada memberikan kontribusi paling besar hingga menghasilkan keuntungan mencapai 100 juta rupiah.

- Bernice Kunjungi Toko Seller

Kota Gede

Edy merupakan pengrajin perhiasan di Yogyakarta yang awalnya mencoba menjual produknya melalui website iklan baris. Kemudian Edy melihat peluang bisnis karena produk yang ia buat belum tersedia di Lazada, yaitu cincin pertunangan atau pernikahan. Ia merasa Lazada memiliki reputasi yang baik untuk membantunya menjangkau lebih banyak konsumen. Dengan bantuan tim dari Lazada, Edy kini menambah jumlah pengrajinnya yang dipekerjakan khusus untuk menangani pesanan yang datang dari konsumen Lazada.

- Edy Kunjungi Toko Seller

REDKNOT

Wendy memulai bisnisnya pada tahun 2012 sebagai distributor produk sepatu. Setelah mengenal Lazada dan tertarik dengan strategi dan misi Lazada sebagai platform e-commerce, Wendy memutuskan untuk bergabung dengan Lazada. Lazada memungkinkan Wendy untuk memegang kendali penuh terhadap bisnisnya. Fitur yang dirasa paling membantu bagi Wendy adalah Seller Center yang memudahkan untuk mengelola stok dan pesanan, khususnya disaat Wendy menerima pesanan dalam jumlah banyak. Saat ini Wendy memproduksi sendiri produk sepatunya dan memiliki gudang untuk penyimpanan stok di daerah Cawang.

- Wendy Kunjungi Toko Seller

Pelatihan

Mencari bantuan untuk menumbuhkan bisnis online anda?
Disinilah tempat yang tepat untuk belajar dan mendapatkan beberapa tips dari berbagai modul pelatihan dan petunjuk-petunjuk penggunaan.

Simak beragam pelatihan dan naikkan penjualan online Anda!

Beritahu Saya Jika Ada Pelatihan Terbaru
0% Komisi
Mudah, Cepat & Gratis
Dukungan Pengembangan Usaha

Menjadi Penjual